PENGERTIAN DAN TATA CARA MEMAKAI
MICROSOFT EXCEL
A. Pengertian
Pengertian Microsoft excel adalah Program aplikasi pada Microsoft Office yang digunakan dalam pengolahan angka (Aritmatika). Program ini sering digunakan oleh para akutan untuk menuliskan atau mencatat pengeluaran dan pemasukan didalam perusahaan atau suatu lembaga maupun instansi-instansi kecil. Microsoft Excel juga sering digunakan oleh ibu rumah tangga untuk menulis atau mencatat keuangan dalam rumah tangga sepertihalnya pengeluaran atau pemasukan dalam tiap bulan atau minggu.
Pengertian Microsoft excel adalah Program aplikasi pada Microsoft Office yang digunakan dalam pengolahan angka (Aritmatika). Program ini sering digunakan oleh para akutan untuk menuliskan atau mencatat pengeluaran dan pemasukan didalam perusahaan atau suatu lembaga maupun instansi-instansi kecil. Microsoft Excel juga sering digunakan oleh ibu rumah tangga untuk menulis atau mencatat keuangan dalam rumah tangga sepertihalnya pengeluaran atau pemasukan dalam tiap bulan atau minggu.
=SUM(…)
Fungsinya : Untuk melakukan penjumlahan
Bentuk umum : =SUM(range sel)
Contoh : Misalkan kita akan menjumlahkan dari sel H5 sampai sel H15
Penulisan : =SUM(H5:H15)
=AVERAGE(…)
Fungsinya : Untuk mencari nilai rata-rata
Bentuk umum : =AVERAGE (range sel)
Contoh
: Misalkan kita ingin mengetahui nilai rata-rata dari sel A11 sampai A17
Penulisan :=AVERAGE(A11:A17
Penulisan :=AVERAGE(A11:A17
=VLOOKUP
Fungsinya :Untuk pembacaan suatu tabel secara vertikal
Bentuk umum:=VLOOKUP(lookup_value; table_array; Col_index_num ; Range_lookup)
Fungsinya :Untuk pembacaan suatu tabel secara vertikal
Bentuk umum:=VLOOKUP(lookup_value; table_array; Col_index_num ; Range_lookup)
=HLOOKUP
Fungsinya : Untuk pembacaan suatu tabel secara horizontal
Bentuk umum: =HLOOKUP(lookup_value;
table_array ; Col_index_num ; Range_lookup)
Fungsinya : Untuk pembacaan suatu tabel secara horizontal
Bentuk umum: =HLOOKUP(lookup_value;
table_array ; Col_index_num ; Range_lookup)
=SUM IF
Fungsi SUMIF ini digunakan untuk menjumlahkan data berdasarkan syarat atau kriteria tertentu, hasil penjumlahan yang akan terjadi berdasarkan syarat yang ditetapkan terlebih dahulu.
|
|
||||
|
Berikut adalah cara penggunaan rumus
fungsi IF di Microsoft Excel :
|
Untuk mengetahui perbandingan
antara Penjualan Team 1 dan Team 2, maka dibawah tabel terdapat Jumlah
Penjualan Team 1 yang diisi dengan penjumlahan hanya pada Team 1, saja dengan
rumus pada sel =SUMIF(D3:D12;1;E3:E12), kemudian tekan Enter.
Fungsi logika IF yang telah dibahas pada artikel sebelumnya adalah salah
satu fungsi yang relatif banyak digunakan, terutama di lingkungan bisnis /
perusahaan. Namun fungsi IF ini memiliki keterbatasan karena kondisi yang menjadi acuan
hanya satu saja. Bagaimana jika data Anda menggunakan beberapa kondisi
sekaligus?
Seperti yang telah
dibahas pada artikel Penggabungan Fungsi, penerapan fungsi pada aplikasi Excel
bisa digabungkan untuk memenuhi satu tujuan atau hasil tertentu. Dan dalam
kasus ini, dimana data memiliki
beberapa kondisi yang harus dibandingkan, maka fungsi yang digunakan
tetap fungsi IF, namun bukan hanya satu IF (IF tunggal) melainkan beberapa IF
sekaligus. Dalam aplikasi Excel, penggunaan beberapa IF (Multiple IF) dalam
satu formula ini lazim disebut dengan fungsi IF Bercabang atau Nested
IF.
Pada dasarnya aturan
penulisan fungsi IF bercabang ini sama saja dengan IF tunggal, yaitu:
=IF(kondisi;nilai_TRUE;nilai_FALSE)
- kondisi merupakan kriteria acuan yang dijadikan pembanding
- nilai_TRUE merupakan nilai untuk kondisi yang terpenuhi
- nilai_FALSE merupakan nilai untuk kondisi yang tidak terpenuhi
Karena kondisi-nya
lebih dari satu, maka untuk nilai_FALSE
digunakan kembali fungsi IF berikutnya. Misalnya jika kondisi-nya ada 2, maka
aturan penulisannya menjadi:
=IF(kondisi_1;nilai_TRUE1;(IF(kondisi_2;nilai_TRUE2;nilai_FALSE)))
Jika dijabarkan, maka
formula tersebut berarti:
- Lihat kondisi_1, jika terpenuhi maka gunakan nilai_TRUE1.
- Jika kondisi_1 tidak terpenuhi, maka lihat kondisi_2.
- Jika kondisi_2 terpenuhi, maka gunakan nilai_TRUE2.
- Jika kondisi_2 tidak terpenuhi, maka gunakan nilai_FALSE.
Fungsi IF bercabang
ini tentunya tidak hanya untuk 2 kondisi saja, misalnya jika ada 3 kondisi maka
aturan penulisannya menjadi:
=IF(kondisi_1;nilai_TRUE1;(IF(kondisi_2;nilai_TRUE2;(IF(kondisi_3;nilai_TRUE3;nilai_FALSE)))))
Atau jika kondisinya
ada 4 maka aturan penulisannya menjadi:
=IF(kondisi_1;nilai_TRUE1;(IF(kondisi_2;nilai_TRUE2;(IF(kondisi_3;nilai_TRUE3;(IF(kondisi_4;nilai_TRUE4;nilai_FALSE)))))))
Dan demikian
seterusnya.
Agar penggunaan
fungsi IF bercabang ini lebih jelas, perhatikan contoh tabel berikut ini.
Misalkan saja pada
tabel daftar barang tersebut Anda diminta untuk mengisi nilai diskon pada sel C3 hingga C6, dengan kondisi bahwa produk Mouse dan produk Keyboard
akan mendapatkan diskon sebesar 5%.
Diluar produk tersebut tidak diberikan diskon.
Analisa dari kasus
tersebut adalah ada 2 kondisi yang menjadi acuan, yaitu Mouse diskon 5% serta Keyboard
diskon 5%. Kedua kondisi ini tentunya harus dimasukan kedalam formula IF
satu persatu, boleh diawali dengan kondisi untuk Mouse ataupun untuk Keyboard.
Sebagai contoh diambil kondisi untuk Mouse terlebih dahulu. Untuk memperjelas
pembahasan, berikut ini dituliskan kembali aturan penulisan fungsi IF.
C3=IF(kondisi;nilai_TRUE;nilai_FALSE)
Kondisi pertama
adalah Mouse dengan diskon 5%. Mouse serta produk-produk lainnya
berada pada kolom 3 dan diawali dengan alamat sel B3. Maka formulanya akan menjadi:
C3=IF(B3="Mouse";nilai_TRUE;nilai_FALSE)
Nilai jika B3 adalah Mouse merupakan nilai_TRUE
yaitu 5%, maka formulanya
menjadi:
C3=IF(B3="Mouse";5%;nilai_FALSE)
Nilai_FALSE digunakan jika ternyata isi sel bukan
Mouse, artinya produk lainnya. Dan karena ada satu kondisi lagi yaitu Keyboard maka kita masukan kondisi
tersebut sebagai kondisi pada fungsi IF berikutnya:
C3=IF(B3="Mouse";5%;(IF(B3="Keyboard";nilai_TRUE2;nilai_FALSE)))
Jika B3 adalah Keyboard maka nilai_TRUE2
adalah 5% karena kondisinya
terpenuhi. Sehingga formulanya akan menjadi:
C3=IF(B3="Mouse";5%;(IF(B3="Keyboard";5%;nilai_FALSE)))
Tidak ada komentar:
Posting Komentar